Rabu, 01 Juli 2020

Review User Interface pada Game












Berikut merupakan ulasan saya mengenai User Interface pada 3 game berbeda yang pernah saya mainkan

1. Mobile Legends :
Mobile Legends: Bang Bang adalah sebuah permainan MOBA yang dirancang untuk ponsel. Kedua tim lawan berjuang untuk mencapai dan menghancurkan basis musuh sambil mempertahankan basis mereka sendiri untuk mengendalikan jalan setapak, tiga "jalur" yang dikenal sebagai "top", "middle" dan "bottom", yang menghubungkan asis-basis.
Di masing-masing tim, ada lima pemain yang masing-masing mengendalikan avatar, yang dikenal sebagai "hero", dari perangkat mereka sendiri. Karakter terkontrol komputer yang lebih lemah, yang disebut "minions", bertelur di basis tim dan mengikuti tiga jalur ke basis tim lawan, melawan musuh dan menara.


  • Tujuan utama permainan adalah untuk menghancurkan base lawan.
  • Terdapat 3 lane utama dalam map, yaitu middletop, dan bottom lane.
  • Masing-masing lane dijaga oleh Turret yang akan menyerang unit musuh secara otomatis.
  • Setiap lane juga memiliki bangunan ‘barrack’ yang jika dihancurkan akan membuat creep/minion lawan menjadi semakin kuat.
  • Apabila semua ‘barrack‘ hancur, maka tim lawan akan memiliki super minion yang jauh lebih kuat dibanding minion biasa.
  • Di luar jalur lane setiap tim, juga terdapat jungle yang berisi jungle creep yang akan memberikan buff pada unit yang mengalahkan creep tersebut.
  • Permainan berakhir ketika base salah satu tim hancur.
User Interface : Menurut saya, game ini dalam hal user interface selalu berkembang. Bagaimana tidak yang tadinya grafik dan gameplaynya cukup sederhana menjadi High Definition Image dan juga semakin terkenal dikarenakan banyak kejuaraan yang dimenangi oleh tim yang berasal dari Indonesia. Game ini mengambil Third Person POV sebagai sudut kameranya cukup baik dikarenakan semua game bergenre MOBA memiliki basic sudut kamera seperti itu. Dalam hal pengaturan kejernihan gambar pemain juga bisa mengatur settingan gambar sesuai dengan kemampuan device yang dimiliki sampai dengan pengaturan Ultra HD. Kesimpulannya rating saya dari 1 - 5 adalah 4


2. Point Blank : Beyond Limits

Point Blank adalah sebuah permainan komputer ber-genre FPS yang dimainkan secara online. Permainan ini dikembangkan oleh Zepetto dari Korea Selatan dan dipublikasikan oleh Zepetto. Selain di Korea Selatan, permainan ini mempunyai server sendiri di beberapa negara seperti ThailandRusiaIndonesiaBrasilTurkiAmerika Serikat, dan Peru. Di Indonesia, permainan ini sekarang telah dikelola oleh Zepetto.
Point Blank berkisah tentang perseteruan antara Free Rebels dan pemerintah yang dalam hal ini adalah Counter Terrorist Force (CT-Force).

Mode Permainan

Point Blank memiliki beberapa mode permainan, yaitu:
  • Death Match
Bunuh pemain musuh hingga skor tim-mu mencapai nilai yang ditentukan atau berusahalah menjadi tim dengan skor terbanyak saat waktu permainan habis.
  • Bomb Mission
Tujuan tim Free Rebels adalah untuk meledakkan area yang disebut bombsite dengan C4, sementara tujuan tim CT-Force adalah mencegah tim Free Rebels meledakkan bombsite.
  • Destroy Mission
Hancurkan objek yang menjadi target dalam mode ini.
  • Madness
Habisi semua zombie dan bertahan hingga waktu habis.
  • Eliminate
Habisi semua musuh yang ada untuk memenangkan ronde.
  • Shotgun Mode
Hanya senjata tipe shotgun saja yang dapat digunakan dalam mode ini.
  • Sniper Mode
Hanya senjata tipe sniper rifle saja yang dapat digunakan dalam mode ini.
  • Defense Mission
Pertahankan objek yang menjadi sasaran atau menghancurkanya
  • Ally Mission
Bertahan dari serangan dinosaurus dan keluar (escape) melalui pintu yang ada.
  • Cross Counter
Melawan Dinosaurus sampai waktu habis.
Habisi musuhmu yang dikendalikan oleh AIl program komputer.
  • Knuckle Mode
Habisi musuhmu dengan menggunakan Bare Fist (sarung tinju)
  • Head Hunter
Habisi semua musuh dengan tembakan kepala saja.
  • Chaos
Habisi semua musuh tanpa bantuan HUD dan Crosshair.
  • Ace
Bertarung 1 vs 1 dengan pemain lain sampai beberapa ronde dengan senjata apapun
  • Step Up
Habisi musuhmu dengan menggunakan senjata yang berganti secara otomatis.
  • Space
Habisi musuhmu dan dapatkan Barrett M82A1 atau RPG-7 dalam setiap box didalam map. Gunakan jump untuk melompat tinggi.
  • Convoy Mode
Free Rebels harus merebut objek dan CT-Force harus mempertahankan objek tersebut dari Free Rebels.
  • Free For All
Habisi semua pemain dan raih skor tertinggi. Tidak ada tim/teman didalam mode ini, semua saling bertarung.
  • Bomb Sniper
Bermain Bomb Mission mode hanya dengan senjata kelas Sniper Rifle.
  • Battle Royale
Bertahan hidup dengan mencari senjata dan item dari box. Yang bertahan akan menang.

User Interface : Pada game Point Blank ini, user interface yang dimiliki bisa dibilang terbengkalai dibandingkan dengan game - game lainnya yang sedang hype dipasaran. Ya, karena game ini memang
sudah lama sejak pertama dirilis tahun 2009 dan belum pernah ada update yang signifikan terhadap grafik -
grafik yang ditampilkan pada game ini. Model dan kejernihan gambar dapat terbilang out to date dan berkesan "kotak - kotak" atau pixel dari model 3D digame ini masih belum smooth Oleh karena itu rating review saya untuk game ini dari 1 - 5 adalah 3,5

3.  Counter Strike : Global Offensive
Counter Strike: Global Offensive adalah game dengan mode FPS (First-Person Shooting) yang dikembangkan oleh Valve Corporation dan Hidden Path Entertainment. Kedua perusahaan ini juga merupakan perusahaan yang mengembangkan Counter Strike: Source. Counter Strike: GO merupakan permainan keempat di dalam waralaba Counter Strike, tidak termasuk Counter Strike Neo dan Online. Counter Strike Global Offensive dirilis pada tanggal 21 Agustus, 2012 dan dapat dimainkan pada Microsoft WindowsOS X, Xbox Live Arcade dan Playstation Network versi Amerika. Counter Strike: Global Offensive menampilkan fitur-fitur klasiknya berupa peta yang ada dalam versi sebelumnya dan beberapa peta baru serta karakter tambahan. Permainan ini dapat dimainkan dengan menggunakan beberapa platform yang berbeda yaitu WindowsOS X dan PSN.


Seperti halnya dalam versi-versi sebelumnya, Counter Strike: Global Offensive merupakan permainan dengan menggunakan sudut pandang orang pertama. Permainan ini didesain dengan menjadikan pemain sebagai penembak. Pemain dapat bergabung ke dalam kelompok Teroris ataupun Anti-Teroris di mana pemain diharuskan untuk menyelesaikan beberapa misi ataupun melenyapkan kelompok musuh. Permainan ini berlangsung dalam ronde yang pendek dan berakhir apabila pemain terkalahkan ataupun misi telah diselesaikan. Dalam kebanyakan mode permainan, seorang pemain yang kalah harus menunggu sampai ronde permainan selesai untuk dapat berpartisipasi kembali. Dalam permainan ini, pemain dapat membeli senjata dan perlengkapan lainnya pada permulaan dengan menggunakan uang yang didapat berdasarkan performa penyelesaian misi. Selain uang yang diberikan apabila pemain menyelesaikan misi atau mengalahkan musuh, terdapat juga sistem pengurangan uang apabila pemain melakukan kesalahan seperti membunuh sandera atau teman satu tim. Sebagai tambahan, setiap pemain mendapatkan hadiah uang setiap ronde yang selesai dan tim yang menang akan mendapatkan uang dengan jumlah yang lebih banyak.


User Interface : Seperti halnya Point Blank, ini merupakan game saingan Point Blank pada zamannya keduanya saling bersaing mendapatkan hati pemainnya sampai sampai ke kejuaraan - kejuaraannya. Namun berbeda dengan Point Blank yang tidak pernah memiliki update besar besaran pada gamenya CSGO dirilis pada tahun 2012 dan langsung diminati oleh pasar dikarenakan grafiknya yang cukup baik dan mapnya yang diperbaharui oleh karena itu Pointblank banyak ditinggali oleh peminatnya dan beralih kepada game ini. Rating saya pada user interface game ini dari 1 - 5 adalah : 4,5


Sekian ulasan game yang pernah saya mainkan, Terimakasih :)






Senin, 25 Mei 2020

GAME ENGINE
PART II


















Scenario, Script dan Storyboard pada Game design

  • Scenario
Skenario adalah urutan cerita yang disusun oleh seseorang agar suatu peristiwa terjadi sesuai dengan yang diinginkan. Kalau dasar untuk pembuatan film adalah skenario, maka dasar untuk membuat game adalah design document atau lebih mudahnya disebut skenario game. Skenario game adalah langkah awal dalam membuat sebuah game, dengan skenario game dapat mempermudah kita menyelesaikan game yang akan kita buat. Pada skenario inilah game akan dibuat semenarik dan semenyenangkan mungkin, agar para pengunduh atau pemainnya akan merasakan senang serta ketagihan untuk bermain game tersebut.




  • Script
Dalam pemrograman komputer, naskah adalah sebuah program atau urutan instruksi yang ditafsirkan atau dilakukan dengan program lain daripada oleh komputer prossesor. Skrip (script) adalah semacam bahasa pemrograman dalam tingkat kesulitan yang lebih rendah, tanpa aplikasi hasil kompilasi interpreter; skrip biasanya disisipkan ke dalam bahasa pemrograman yang lebih kompleks dan hasil skrip digunakan oleh bahasa pemrograman yang lebih kompleks itu.






  •  Storyboard
Storyboard adalah visualisasi ide dari aplikasi yang akan dibangun, sehingga dapat memberikan gambaran dari aplikasi yang akan dihasilkan. Storyboard dapat dikatakan juga visual script yang akan dijadikan outline dari sebuah proyek, ditampilkan shot by shot yang biasa disebut dengan istilah scene. Storyboard sekarang lebih banyak digunakan untuk membuat kerangka pembuatan websites dan proyek media interaktif lainnya seperti iklan, film pendek, games, media pembelajaran interaktif ketika dalam tahap perancangan /desain. Baru-baru ini istilah “Storyboard” telah digunakan dibidang pengembangan web, pengembangan perangkat lunak dan perancangan instruksi untuk mempresentasikan dan menjelaskan kejadian interaktif seperti suara dan gerakan biasanya pada antarmuka pengguna, halaman elektronik






Contoh Software Pembuat Storyboard

  • ToonBoom

Toon Boom Animation Inc. adalah perusahaan perangkat lunak Kanada yang mengkhususkan diri pada produksi animasi dan perangkat lunak storyboard. Didirikan pada tahun 1994 dan berbasis di Montreal, Quebec, Toon Boom mengembangkan perangkat lunak animasi dan storyboard untuk film, televisi, animasi web, permainan, perangkat mobile, aplikasi pelatihan, dan pendidikan. Itu diakuisisi oleh Corus Entertainment di tahun 2012.Perangkat lunak Toon Boom digunakan di lebih dari 130 negara, dan dianugerahi Penghargaan Primetime Emmy pada tahun 2005 dan 2012, di antara penghargaan lainnya.Pengguna terkenal termasuk Walt Disney Animation Studios dan Animasi Televisi Disney, Pixar, Jaringan Kartun, Animasi Warner Bros, Fox, Rough Draft Studios, Nelvana, Xilam, Filmwork Mercury, China Central Television, Toonz India Ltd, Digital eMation and Gaumont Animation.

  • Sejarah
Logo Toon Boom yang digunakan mulai tahun 2001 sampai 2017.Pada tahun 1996, Toon Boom membeli bisnis pengembangan perangkat lunak studio USAnimation.Layanan produksi animasinya akan digabungkan ke dalam CST Entertainment sesuai siaranpers prematur dari CST. Penggabungan itu tidak pernah terjadi, dan studio USAnimation mengganti

namanya menjadi VirtualMagic Animation pada tahun 1996 dan beroperasi secara independen.
Toon Boom Animation melanjutkan pengembangan software USAnimation yang menjadiToon Boom Opus. Sejak itulah Toon Boom Harmony. Pada tahun 2006, Toon Boom mengakuisisi
perusahaan Prancis Pegs'n Co,  pengembang software animasi bitmap 2D yang disebut
Pegs. Sejak diakuisisi, perangkat lunak belum diperbarui dan tidak bisa lagi dibeli.
Pada tahun 2009, Toon Boom mengakuisisi perusahaan Inggris Cambridge Animation Systems,pengembang Animo.  Sejak diakuisisi, perangkat lunak belum diperbarui dan tidak bisa lagi dibeli.Pada tahun 2012, Toon Boom diakuisisi oleh Corus Entertainment.
Pada tanggal 9 Maret 2016, Toon Boom memperoleh semua IP terkait untuk produk 
Studio TACTIC, pengelolaan aset, pelacakan produksi dan alat peninjau dari Southpaw Technology Inc. yang berbasis di Toronto dan berencana meluncurkan kembali produk ini sebagai Produser Botol Toon. 
Pada tanggal 13 Juni 2017,Toon Boom merekayasa ulang dan meluncurkan Produser.

Minggu, 12 April 2020

GAME ENGINE
















1. Game Engine


Game engine adalah perangkat lunak yang menyediakan pembuat game serangkaian fitur yang diperlukan untuk membangun game dengan cepat dan efisien.  Game engine merupakan framework untuk game development yang mendukung dan menyatukan beberapa area inti. 

Game engine itu sendiri pada dasarnya adalah sebuah perangkat lunak atau bisa berdiri sebagai library yang dapat digunakan untuk membuat game. Adapun fungsi-fungsi dasar yang ada di dalam game engine bisa dilihat pada daftar di bawah ini: 
  • rendering baik 2D maupun 3D (bisa salah satu atau bisa keduanya)
  • physics engine
  • pengatur audio
  • scripting
  • pengatur dan penampilan animasi
  • networking dan streaming data
  • pengaturan memori
  • pengaturan grafis
Jenis - jenis Game engine

  • Unreal Engine

Unreal Engine merupakan salah satu game engine yang cocok digunakan untuk membuat game kelas AAA. Mendukung bahasa pemrograman C++ dan UnrealScript dalam pengembangannya. Mulai tahun 2015, Unreal Engine gratis digunakan dengan batas pendapatan tertentu. Mendukung pengembangan game di berbagai platform 
Informasi lengkap mengenai Unreal Engine dapat dilihat pada link berikut ini: https://www.unrealengine.com/en-US/what-is-unreal-engine-4

  • Unity 3D

Unity 3D merupakan game engine yang populer belakangan ini, karena fitur yang lengkap dan kemudahan penggunaannya. Hampir sama dengan Unreal Engine, Unity 3D mendukung banyak sekali platform pengembangan. Unity 3D mendukung banyak sekali bahasa pemrograman dari C++, C#, Lua , JavaScript sampai Unity Script. Unity 3D juga dapat digunakan untuk mengembangkan game dengan kelas casual sampai di kelas AAA.
Informasi lengkap mengenai Unity 3D bisa mengunjungi websitenya di sini: https://unity3d.com/

  • Cocos2D - X

Cocos2d-x termasuk dalam kategori game engine yang gratis, berukuran kecil dan ringan. Mendukung 3 bahasa pemrograman yaitu C++, JavaScript dan Lua. Adapun saat ini cocos2d-x mendukung IDE yang ramah dalam perangkat lunak bernama Cocos-Creator. Sebelumnya, pengembang game harus memprogram dari nol secara full-code untuk menggunakan game engine ini. 
Adapun kelebihan dari game engine ini adalah sangat ringan dan dapat berjalan dengan sangat baik di berbagai perangkat mobile. Untuk membuat game berbasis web, terdapat varian lainnya bernama Cocos-HTML5. Untuk informasi lebih lengkap dapat mengunjungi http://www.cocos2d-x.org/

  • Corona

Corona Game Engine adalah game engine berbasis Lua yang sangat ringan, mudah digunakan namun powerfull. Fokus pada pengembangan game 2D, hasil pengembangan dapat dijalan di berbagai platform seperti iOS, Android, Amazon, Fire TV dan Android TV. 
Game Engine ini gratis untuk fitur-fitur utama (Core). Untuk informasi lebih lanjut tentang Corona bisa membuka situs berikut: https://coronalabs.com/

2. Pengulasan Software Game Engine Unity 3D
Unity 3D pertama kali dirilis pada saat acara Apple’s Worldwide Developers Conference di tahun 2005. Pada versi awal Unity hanya dapat digunakan di Mac Platform yaitu OS dari produk apple. Namun sekarang Unity 3D berubah menjadi software multi platform yang juga dapat dijalankan pada Windows OS dan bahkan Linux OS.
Pada dasarnya, Unity 3D merupakan game engine yang berbasis 3D. Tetapi Unity juga bisa dalam membentuk game 2D. Unity menggunakan sistem navigasi bebas dalam pembuatan game, sehingga pengguna dapat dengan mudah untuk melihat setiap sisi 3D dalam pembuatan objek. Sama halnya seperti menggunakan Blender 3D.
Dalam proses pengembangan game pengguna dapat menggunakan (menginclude) script-script, seperti : JavaScript, C#, dan Boo Script melalui panel coding yang telah di sediakan yang kemudian dapat di compile dan di jalankan pada console berikut : Windows, Mac, Unity Web Player, iOS, Android, Nintendo Wii, PlayStation 3, Xbox 360.
Unity memberi kebebasan Developer untuk berkarya. Tak hanya di batasi dalam 1 Genre saja. Tetapi berbagai Genre yang Developer suka. Harapan kedepannya dengan adanya Unity 3D akan menimbulkan banyak developer-developer game mandiri yang berkualitas, sehingga dapat menciptakan karya-karya yang dapat dinikmati public yang tidak hanya menghibur, bahkan bisa memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya masyarakan dalam negeri. Maju terus developer game Indonesia.

2.1 Fitur -fitur Unity 3D
1. Rendering

Graphics engine yang digunakan adalah Direct3D (Windows, Xbox 360), OpenGL (Mac, Windows, Linux, PS3), OpenGL ES (Android, iOS), dan proprietary APIs (Wii). Ada pula kemampuan untuk bump mapping, reflection mapping, parallax mapping, screen space ambient occlusion (SSAO), dynamic shadows using shadow maps, render-to-texture and full-screen post-processing effects.[4]

Unity dapat mengambil format desain dari 3ds Max, Maya, Softimage, Blender, modo, ZBrush, Cinema 4D, Cheetah3D, Adobe Photoshop, Adobe Fireworks and Allegorithmic Substance. Asset tersebut dapat ditambahkan ke game project dan diatur melalui graphical user interface Unity.

ShaderLab adalah bahasa yang digunakan untuk shaders, dimana mampu memberikan deklaratif “programming” dari fixed-function pipeline dan program shader ditulis dalam GLSL atau Cg. Sebuah shader dapat menyertakan banyak varian dan sebuah spesifikasi fallback declarative, dimana membuat Unity dapat mendeteksi berbagai macam video card terbaik saat ini, dan jika tidak ada yang kompatibel, maka akan dilempar menggunakan shader alternatif yang mungkin dapat menurunkan fitur dan performa.

Pada 3 Agustus 2013, seiring dengan diluncurkannya versi 4.2, Unity mengijinkan developer indie mengunakan Realtime shadows hanya untuk Directional lights, dan juga menambahkan kemampuan dari DirectX11 yang memberikan shadows dengan resolusi pixel yang lebih sempurna, textur untuk membuat objek 3d dari grayscale dengan lebih grafik facial, animasi yang lebih halus dan mempercepat FPS.


2. Scripting

Script game engine dibuat dengan Mono 2.6, sebuah implementasi open-source dari .NET Framework. Programmer dapat menggunakan UnityScript (bahasa terkustomisasi yang terinspirasi dari sintax ECMAScript, dalam bentuk JavaScript), C#, atau Boo (terinspirasi dari sintax bahasa pemrograman phyton). Dimulai dengan dirilisnya versi 3.0, Unity menyertakan versi MonoDevelop yang terkustomisasi untuk debug script.


3. Asset Tracking

Unity juga menyertakan Server Unity Asset – sebuah solusi terkontrol untuk defeloper game asset dan script. Server tersebut menggunakan PostgreSQL sebagai backend, sistem audio dibuat menggunakan FMOD library (dengan kemampuan untuk memutar Ogg Vorbis compressed audio), video playback menggunakan Theora codec, engine daratan dan vegetasi (dimana mensuport tree billboarding, Occlusion Culling dengan Umbra), built-in lightmapping dan global illumination dengan Beast, multiplayer networking menggunakan RakNet, dan navigasi mesh pencari jalur built-in.


4. Platforms

Unity support pengembangan ke berbagai plaform. Didalam project, developer memiliki kontrol untuk mengirim keperangkat mobile, web browser, desktop, and console. Unity juga mengijinkan spesifikasi kompresi textur dan pengaturan resolusi di setiap platform yang didukung.

Saat ini platform yang didukung adalah BlackBerry 10, Windows 8, Windows Phone 8, Windows, Mac, Linux, Android, iOS, Unity Web Player, Adobe Flash, PlayStation 3, Xbox 360, Wii U and Wii. Meskipun tidak semua terkonfirmasi secara resmi, Unity juga mendukung PlayStation Vita yang dapat dilihat pada game Escape Plan dan Oddworld: New ‘n’ Tasty.

Rencana platform berikutnya adalah PlayStation 4 dan Xbox One. Dan juga rumor untuk kedepanya mengatakan HTML akan menjadi platformnya, dan plug-in Adobe baru dimana akan disubtitusikan ke Flash Player, juga akan menjadi platform berikutnya.


5. Asset Store

Diluncurkan November 2010, Unity Asset Store adalah sebuah resource yang hadir di Unity editor. Asset store terdiri dari koleksi lebih dari 4,400 asset packages, beserta 3D models, textures dan materials, sistem particle, musik dan efek suara, tutorial dan project, scripting package, editor extensions dan servis online.


6. Physics


Unity juga memiliki suport built-in untuk PhysX physics engine (sejak Unity 3.0) dari Nvidia (sebelumnya Ageia) dengan penambahan kemampuan untuk simulasi real-time cloth pada arbitrary dan skinned meshes, thick ray cast, dan collision layers.



Sumber :


Kamis, 27 Juni 2019

Rabu, 03 April 2019

Review User Interface pada Game Berikut merupakan ulasan saya mengenai User Interface pada 3 game berbeda yang ...